Rabu, 10 April 2019

MENJAJAL BOBOBOX (HOTEL KAPSUL) DI BANDUNG


Sebagai backpackers seneng deh rasanya di Indonesia sekarang sudah mulai berjamur hotel kapsul seperti di luar negeri. Yaa walaupun sebenernya di bali sudah lama ada.  Untuk di negeri sendiri saya memang belum pernah menjajal tidur di hotel ala backpackers dengan bunkbed yang tidur lebih dari 2 orang dalam satu kamar gitu. Rasaya masih kurang nyaman ga tau kenapa? Mungkin karena di negeri sendiri masih merasa mampu untuk membayar budget hotel dengan private room. Kalau di luar negeri kan setiap sen rupiah terlalu berharga.


Tapi begitu lihat hotel kapsul di bandung ini saya langsung pengen nyoba lho. Alasannya Cuma 1 karena kamarnya masih dibilang private, masih merasa nyaman karena punya ruang gerak sendiri. Bobobox dari mungkin artinya bobo dalam box (ini hanya asumsi saya saja, untuk kebenarannya silahkan Tanya sendiri haha) harga permalam di bawah 200 ribu dan surprisingly tempat tidurnya gede banget bisa muat 2 orang dewasa dan 1 anak. Tidak seperti kapsul hotel pada umumnya yang hanya bisa di tempati satu orang dewasa saja.

depan receptionist




Satu lagi yang unik dari bobobox buka kunci kamarnya pake scan qr code yang di download dari aplikasinya langsung, jadi kalau menginap disini mau ga mau harus download aplikasi bobobox, untuk booking juga bisa lewat aplikasinya.

LOKASI
Lokasinya sangat strategis apalagi buat traveler yang ke bandung dengan menggunakan transportasi umum. Karena lokasinya dekat dengan stasiun kereta api. Dekat juga dengan  airport. Untuk menuju ke tempat-tempat wisata bisa menggunakan transportasi online atau sewa kendaraan atau naik angkot.

FASILITAS
Fasilitasnya standar hostel pada umumnya, kamar mandi bersama, pantry yang juga bisa digunakan bersama. Untuk pantry hanya tersedia katel pembuat air panas, microwave, dan tidak ada kompor. Tapi sudah lebih cukup untuk sekedar memanaskan makanan atau membuat kopi dan teh.  Karena rasa-rasanya juga akan malas masak jugaa mengingat di sekitar banyak banget yang jual makanan. (lupa foto kitchen sama kamar  mandinya

salah satu area public yang bisa digunakan bersama


Kamarnya lucu banget ada lampu LED yang bisa di ubah-ubah warnanya mulai dari biru, merah, hijau, ungu, oia walaupun kamarnya sempit berbentuk kotak gitu masih ada space untuk berdiri tidak seperti hotel kapsul yang pernah saya coba di jepang atau Bangkok.


ada ruang publik yang bisa digunakan seperti mushola, so far kalo dapet kamar yang pas menghadap kiblat masih bisa sih holat di dalam cubenya.

kamarnya tetap privat  






MINUSNYA
Banyak tamu yang kurang sadar bahwa hotel sekelas ini tuh harusnya saling menghormati, dengan tidak berisik. Saat saya menginap masih banyak yang tertawa terbahak-bahak padahal hari sudah larut malam. Cukup menganggu tamu-tamu lain yang sedang bersitirahat tentunya.
Tidak ada TV tapi ga gitu penting sih buat saya yang jarang nonton TV selama masih bisa internetan hihi bisa streaming kaan…

Menurut saya patut di coba lagi lain kali untuk menghemat budget hotel.

Happy travelling happy people !




0 comments:

Posting Komentar

 

nining wahyoe Template by Ipietoon Cute Blog Design