Selasa, 14 November 2017

Male City Tour #maldivestrip part 3



Hal yang tidak boleh dilewatkan jika  mengunjungi maldives adalah mengunjungi ibu kotanya  yaitu male city. Sebagai ibu kota,  male city  adalah wilayah yang padat penduduknya  dibanding wilayah maldives lainnya, kotanya kecil jauh banget  bila dibandingkan dengan jakarta. Sisihkan waktu sebelum flight pulang kalau mau mampir ke kota male, apalagi jika kamu menggunakan penerbangan air asia yang  flight jam 8 malam jadi silahkan sisihkan waktu beberapa jam untuk mengunjungi kota male sebelum pulang.
biar ga rempong alias ribet geret-geret koper, di bandara velana ada tempat untuk menitipkan koper hanya dengan membayar 6USD untuk 1 koper ukuran 24inch atau di bawahnya, atau 12USD untuk koper besar. sebenarnya keliling kota male bisa kamu lakukan sendiri tanpa guide tapi kebetulan kemarin saya bertemu dengan guide lokal yang ga sengaja ketemu di airport untuk tarif guidenya juga terserah kita, kemarin karena saya ga punya pecahan USD kecil, hanya sisa 15 USD, jadi saya kasih 15USD + sisa rufiyaa yang kami punya, sampai lupa menyisakannya 1 lembar untuk kenang-kenangan.

HOW TO GET MALE CITY?

ke male city gampang banget dari velana international airport tinggal naik public ferry ke kota male , belinya di loket yang ada di pintu keluar bandara, harganya 1USD atau kalo kamu punya rufiyaa cuma 10 rufiyaa saja. lama perjalanan hanya 10 - 15 menit 


loket untuk membeli tiket ferry ke male


WHAT TO DO IN MALE CITY?

tidak banyak memang yang bisa dilakukan di kota kecil ini, berikut beberapa landmark di kota male yang saya kunjungi

bank of maldives

1. Masjid Hukuru Misky

Banyak tempat-tempat bersejarah di male city, sebagai negara yang penduduknya 100% muslim male menyimpan sejarah peradaban islam salah satunya masjid tua yang berumur 350 tahun, di bangun tahun 1658 bangunan yang awalnya kuil ini berubah fungsi menjadi masjid. sayang saya tidak boleh masuk dikarenakan masjid tersebut hanya di khususkan untuk laki-laki saja. depan masjid ada makam-makam yang juga berusia ratusan tahun.

menara masjid 

nisan yang berumur ratusan tahun 


2. Islamic center 
Islamic center atau biasa juga di sebut masjid agung jum'ah Male (grand Friday mosque) atau nama resminya adalah masjid al sultan mohammed thakurufaanu al azam. bangunannya lebih besar dari masjid hukuru misky karena memang sengaja dibangun menjadi Islamic center maladewa.  







3, Rumah Dinas presiden maladewa
Rumah dinas presiden republik maldives ini terbilang sederhana, kalo ini ada di jakarta atau bandung saya yakin  bakalan jadi tempat hits untuk berswafoto, pasalnya rumah ini di sangat instagramable dengan warna warna cerah.






4. Gedung pemerintahan maladewa/ kantor polisi
mungkin kalau di indonesia ini mabes POLRI, Di maldives tidak banyak gedung megah, salah satu gedung termegah di male city ini ya gedung berwarna biru ini, di halamannya terdapat banyak sekali burung merpati. 



5. President Office 
gedung tempat presiden bekerja saja sepi, tidak ada penjagaan seperti gedung-gedung presiden pada umumnya. suka sama warna pagarnya mint. 

di depan kantor presiden maladewa

tidak sampai 2 jam saya mengelilingi landmarknya kota male. Oia kalau ada waktu coba ke monumen tsunami saya kemarin tidak kesana karena udah capek dan menuju musium agak jauh harus menggunakan taxi. nyesel deh ga ke monumen tsunami huhuhu....eh apa kudu balik lagi ke maldives *kode













0 comments:

Posting Komentar

 

nining wahyoe Template by Ipietoon Cute Blog Design