Rabu, 26 April 2017

Explore Malang Bareng Gengges


Bromo….salah satu wishlist destinasi liburan saya tahun ini. Alhamdulillah minggu lalu terwujud juga akhirnya, kali ini saya pergi dengan teman-teman karena si bojo lagi sering ada tugas dadakan. Ga mau aja nanti pas lagi travelling ada panggilan untuk ke kantor hahaha kan ga lucu lagi di bromo tiba-tiba di telp suruh ke kantor.

Travelmates saya kali ini 3 orang, it’s mean jadi berempat dengan saya. Clara officemate sekaligus travelmate saya waktu ke pantai timang dulu. Tiur roommate jamannya ngekos pas kuliah, dan pepi temannya tiur. Walau ada beberapa orang dari kami baru pertama kali bertemu alhamdulilah nyambung dan kompak-kompak aja tuh, karena punya hobi yang sama kali yaaa.
3 hari 2 malam cukup bagi kami mengeksplore malang, batu dan bromo tentunya. Berangkat bertepatan dengan  libur PILKADA dengan flight pertama menggunakan maskapai sriwijaya air. Sampai di malang agak terlambat karena proses landing yang agak absurd menurut saya. Karena sebelumnya kami akan landing tapi tiba-tiba pesawat naik lagi karena terlalu jauh posisinya katanya. Seharusnya kami landing jam 8.00 menjadi jam 8.45 menit. Pa heri sopir yang kami sewa sudah menunggu di bandara abdul rahman saleh. Tiba di bandara kami langsung diajak mencicipi kuliner malang yaitu bakso president.  Jarang-jarang sarapan bakso malang. 


bakso president pinggir rel yang fenomenal 

bakso president 

Sebelum menuju batu, pa heri menawarkan kami untuk mampir ke kampung warna-warni gara-gara pepi liat ada yang jual cat dalam kemasan plastik. Pa itu pa sih yang warna warni di plastik? Pa heri bilang “itu cat mba,  disini ada pabrik cat, itu lho yang jadi donatur kampung jodipan (kampung warna warni), mau mampir? Murah kok Cuma 2000 perak” kami ber4 langsung mengiyakan. Pa heri memarkir mobilnya. Kami langsung turun dan jalan menuju kampung warna-warni sebuah  kampung dipinggiran kali yang di cat warna-warni sangat instagramable banget. Tiket masuknya Cuma 2000 rupiah saja, sebagai biaya kebersihan dan pemeliharaan katanya. Yang suka foto wajib banget mampir kesini. Karena selain tembok yang di cat warna-warni juga ada payung-payung cantik yang dipasang ini tentu akan mempercantik background foto kamu tentunya hihihi.



rumah warna warni khas jodipan


beberapa wall art keren yang bisa dijadikan background foto


Setelah puas berselfie ria di kampung warna warni yang tidak kami kelilingi seluruhnya karena luas banget, pa heri langsung membawa kami ke batu. Tujuan kami selanjutnya adalah coban rondo. Tapi karena di jalan bertemu dengan penunjuk arah ke coban rais akhirnya kami penasaran, pak mampir coban rais dulu boleh? Boleh mba kebetulan dilewati. Akhirmya kami mampir coban rais. Dengan HTM 10.000 ternyata di dalam area wisata coban rais terdapat beberapa wahana yang mirip banget dengan di the lodge maribaya bandung. Itu lhoo ayunan dengan pemandangan hutan pinus. Selain hutan pinus ada juga sepeda yang di gantung di tali, hammock dan sky tree semuanya mirip banget dengan di the lodge maribaya. Karena saya belum sempat mencoba sepeda udara yang di the lodge akhirnya saya mencobanya di coban rais

ngeri-ngeri sedap ini ditambah anginnya lumayan kenceng karena mau hujan

tower hammock

 Untuk berfoto di  semua wahana coban rais kita diharuskan membayar 25 ribu sebagai tanda masuk (diluar 10.000 yang didepan, karena itu ternyata hanya tiket dari perhutani, bukan dari pengelola coban rais, coban rais ada di dalam perhutani) HTM 25.000 tersebut sudah termasuk gratis foto di skytree berbentuk love dan flower garden. Tiket untuk naik sepeda udara, ayunan, hammock itu bayar lagi. Belum sempat berfoto di semua area coban rais tiba-tiba hujan deras, alhasil kami berteduh. Hujannya lumayan deras dan lama. Dan tiba-tiba kami dikejutkan oleh longsor di dekat wahana tower hammock untung udah selesai foto disitu. Karena longsor kami ga berani untuk melanjutkan berfoto di ayunan, sky garden dan sky tree. Kami langusng menuju mobil. Pak heri mengajak kami makan siang rujak cingur, emang dasar lidah kami sunda semua pada ga doyan rujak cingur. Padahal buat yang suka enak banget soalnya warungnya rame dan saya lihat pa heri menghabiskan sepiring penuh rujak cingur +nasi.

Dari coban rais langsung menuju coban rondo lagi-lagi hujan turun padahal pengen banget liat air terjun tapi karena inget kejadian longsor di coban rais kami ga jadi turun ke coban rondo. Cuma foto-foto aja di labirin. Oia HTM coban rondo 10.000 dan untuk masuk labirin dikenakan HTM 5000.

sebelum masuk coban rondo narsis ala kirana dulu


labirin coban rondo


Di coban  rondo ga lama cuma foto di labirin kemudian numpang sholat ashar. Setelah itu langsung menuju omah kayu paralayang. Karena sehabis hujan jalanan di omah kayu becek dan licin.

omah kayu 


candid
Ga puas banget karena hujan, padahal tempat wisata di batu jaraknya berdekatan jadi seharian bisa keliling ke beberapa tempat… mau ulang lagiiii. Kelar dari omah kayu mampir ke BNS karena penasaran pengen foto di lampu warna warni sampe sana ternyata BNS itu wahana bermain anak-anak dan ga terlalu gimana banget. Entah kami yang terlalu capek atau memang wahananya cocoknya untuk anak-anak kami ga begitu tertarik untuk berfoto di BNS,  Nyesel deh masuk BNS degan HTM 40.000 Cuma numpang pipis sama sholat magrib aja. Dari BNS kami langsung ke alun-alun batu  makan malam, perut lapeerrrr banget rasanya karena tadi siang Cuma makan rujak cingur yang Cuma di colak-colek aja.

BNS



alun alun kota batu
Sebenernya pengen nyobain semua kuliner di alun-alun batu tapi apalah daya kami harus save energy buat nanti malam ke bromo. Karena kami akan di jemput untuk perjalanan ke bromo jam 12 malam. kami meluruskan badan beberapa jam sebelum di jemput untuk open trip bromo. oia hari pertama kami menginap di nova guest house dengan rate 220.000. 


Pengeluaran hari pertama (untuk tiket) :

HTM kampung warna warni (jodipan) 2000
HTM Coban rais, bagian depan (perhutani) 10.000
HTM wahana foto  coban rais 25.000
Foto Sepeda Udara 20.000
Tower hammock 20.000
Ayunan 10.000
bawa kamera bayar 10.000
TOTAL TIKET coban rais 95.000 (tapi banyak yang ga dambil karena hujan hiksss) 

Coban rondo HTM 10.000 + labirin 5000 = TOTAL 15.000

Omah Kayu HTM 10.000

HTM BNS 40.000

TOTAL SEMUA  RP. 162.000 







cerita bromo bersambung yaaaa...........










0 comments:

Posting Komentar

 

nining wahyoe Template by Ipietoon Cute Blog Design